ISO 4074 Pengujian Kondom
ISO 4074 menjamin tingkat keselamatan dan kinerja kondom yang diperlukan sebagai alat kontrasepsi dan perlindungan. Standar ini menetapkan persyaratan dan metode uji yang jelas untuk menjamin kekuatan mekanik yang tinggi, seperti ketahanan sobek, elastisitas, serta ketahanan terhadap tekanan dan volume pecah. Standar ini juga mencakup persyaratan bahwa kondom harus kedap bocor, tahan lama, dan dikemas dengan benar.
Konten berikut menjelaskan aspek-aspek penting dalam penentuan kekuatan sobek dan regangan saat sobek (yaitu gaya dan perpanjangan saat putus) sesuai ISO 4074 Lampiran J. Namun, untuk pengujian yang sepenuhnya sesuai dengan ISO 4074, kepemilikan standar lengkap bersifat wajib.
ISO 4074 Persiapan spesimen
Sebelum pemotongan, kondom dapat ditaburi serbuk penyerap, seperti talk, atau didegresi menggunakan suspensi talk–isopropanol untuk mencegah kondom saling menempel.
Spesimen dipotong dari kondom yang telah diratakan menggunakan alat potong yang terdiri dari dua pisau sejajar (jarak: 20 ± 0,1 mm) dan diambil minimal 80 mm dari ujung terbuka yang tidak berstruktur, sehingga menghasilkan spesimen berbentuk cincin. Harus diperhatikan bahwa spesimen tidak memiliki takikan (nicks) atau cacat tepi lainnya.
ZwickRoell menyediakan mesin cutting press yang sesuai untuk pembuatan spesimen sesuai standar.
Pelaksanaan pengujian sesuai ISO 4074
Pengujian dilakukan dalam kondisi terkendali pada suhu 25 ± 5°C, dengan suhu aktual pengujian dicatat dengan akurasi 0,5°C. Spesimen dipasang pada roller mesin uji tarik dan diregangkan hingga sobek/putus. Pada saat sobek, kekuatan sobek (gaya) harus dicatat dengan akurasi 0,5 N, serta jarak antara pusat roller dicatat hingga milimeter terdekat.
Roller harus berputar selama pengujian untuk mencegah cacat akibat gesekan pada titik kontak spesimen. Roller terhubung dengan pergerakan crosshead melalui sabuk bergerigi.
Dengan demikian, regangan pada sobekan [panjang regangan saat putus (E)] dihitung sebagai persentase untuk setiap spesimen menggunakan persamaan berikut:
𝐸 = ((𝑙1 + 2𝑑 − 𝑙2)/𝑙2) × 100
, di mana:
- l1 adalah panjang spesimen (dalam mm) yang bersentuhan dengan roller (47 mm untuk roller dengan diameter 15 mm)
- d adalah jarak antara pusat roller (dalam mm)
- l2 adalah keliling spesimen sebelum pengujian (dalam mm)
Hasilnya harus dibulatkan ke 10%.
Sistem pengujian untuk pengujian sesuai ISO 4074
Mesin seri zwickiLine dan ProLine ideal untuk menentukan kekuatan sobek dan regangan pada sobekan kondom:
- Rentang pengukuran gaya yang diperlukan tercakup oleh load cell dengan gaya nominal 200 N.
- Kecepatan crosshead adalah konstan 500 ± 50 mm/menit.
- Grip spesimen untuk spesimen berbentuk cincin paling cocok untuk tugas ini.
Alat pengukur ketebalan dapat dihubungkan melalui port serial PC sehingga nilai-nilai yang diukur ini secara otomatis dimasukkan ke dalam pengujian juga.
Software pengujian testXpert kami memungkinkan pengujian yang ramah pengguna dan sesuai standar.
Extensometer yang sesuai
Saat menguji kondom, akurasi pengukuran extensometer sangat penting. Persyaratan standar dapat dipenuhi baik oleh extensometer yang dipasang secara mekanis langsung pada spesimen atau oleh extensometer optik tanpa kontak. ZwickRoell menawarkan extensometers yang sesuai dengan akurasi pengukuran tinggi – mulai dari extensometer manual yang hemat biaya hingga sistem otomatis penuh, sepenuhnya tanpa pengaruh operator dan dengan reproduksibilitas hasil pengujian maksimal.