Pindah ke halaman konten

Uji fatik

Material Fatik di bawah pembebanan bersiklus

Dalam uji fatik, fatik material dibangkitkan melalui beban cyclic dengan frekuensi uji yang sesuai. Ini mungkin melibatkan uji beban berdenyut dalam tegangan atau kompresi serta uji beban bolak-balik dengan komponen tegangan dan kompresi.

Kegagalan material dalam pengujian fatik sering kali terjadi jauh di bawah batas kekuatan statis.

Hasil dari uji fatik biasanya disajikan dalam bentuk diagram siklus beban-tegangan. Di sini jumlah siklus ke putusnya spesimen diplotkan terhadap amplitudo tegangan cyclic.

Di satu sisi, uji fatik digunakan untuk penentuan nilai karakteristik dan di sisi lain untuk menentukan umur fatik.

Fatik material

Fatik material digambarkan sebagai kerusakan atau kegagalan material atau komponen di bawah tekanan yang bervariasi dan sering berulang. 

Fatik material disebabkan oleh deformasi plastis, yang dalam bentuk terkecil disebut deformasi mikroplastik. Kerusakan ini dapat tumbuh dengan tekanan yang terus menerus (pertumbuhan retak), yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan material atau komponen.

Investigasi terhadap banyak kasus kerusakan mengarah pada temuan berikut:

  • Komponen yang telah digunakan selama beberapa waktu tanpa masalah, bisa tiba-tiba gagal.
  • Kegagalan tidak disebabkan oleh satu kelebihan beban.
  • Kegagalan terjadi jauh di bawah batas kekuatan statis.
  • Beban bervariasi dari waktu ke waktu dan seringkali berulang.

Umur fatik komponen yang tertekan secara cyclic terbatas. Oleh karena itu, sebelum komponen kritis diimplementasikan dilakukan evaluasi umur fatik, perhitungan umur fatik atau uji fatik untuk memberikan perkiraan daya tahan komponen (penentuan durabilitas).

Mesin Pengujian untuk Pengujian Fatik

Kami menggunakan berbagai prinsip penggerak fisik untuk mesin uji dinamis kami. Masing-masing metoda memiliki kelebihan dan rentang aplikasi spesifik. Hal ini memungkinkan kami menemukan solusi yang tepat untuk setiap kebutuhan fatik material.

Uji lainnya

Uji Tarik

Uji tarik digunakan untuk mengkarakterisasi kekuatan dan perilaku deformasi di bawah beban tarik.
ke Uji Tarik

Uji impact

Tes impact adalah tes jangka pendek, yang memberikan informasi tentang perilaku kegagalan material atau komponen.
ke Uji impact

Uji drop weight

Uji drop weight adalah uji mekanis, di mana bobot yang ditentukan jatuh ke atas benda uji dari ketinggian tertentu.
ke Uji drop weight

Uji Tarik Berkecepatan Tinggi

Dalam uji tarik kecepatan tinggi, pengujian dilakukan pada benda uji datar dengan kecepatan aplikasi beban sangat tinggi hingga 20 m/s.
ke Uji Tarik Berkecepatan Tinggi

Pengujian Kekerasan

Dalam pengujian kekerasan, adalah ketahanan suatu benda terhadap indentasi oleh benda lain (yang lebih keras) diukur.
ke Pengujian Kekerasan

Uji Biaxial

Dalam uji biaksial — berbeda dengan uji tarik uniaksial — spesimen dimuat melalui dua sumbu beban.
ke Uji Biaxial
Top