Pindah ke halaman konten
03.04.2023

Atasi Kekurangan Tenaga Laboratorium – 3 Langkah Penting untuk Menjamin Quality Assurance di Masa Depan

Keterlambatan pengiriman, kehilangan produksi, atau penarikan produk secara global—konsekuensi dari hambatan dalam quality control dapat dengan cepat menimbulkan dampak yang luas terhadap bisnis Anda. Program quality assurance yang berjalan dengan baik sangat penting bagi setiap organisasi. Kekurangan tenaga kerja terampil, tingginya pergantian karyawan, atau tingginya tingkat ketidakhadiran karyawan karena sakit merupakan beberapa tantangan terbesar yang dihadapi oleh manajer laboratorium maupun QA. Dalam white paper ini, kami menyajikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin quality assurance yang optimal dengan sumber daya personel yang terbatas.

Identifikasi posisi kunci Digitalisasi proses Manfaatkan otomatisasi Solusi pengujian

 

Identifikasi posisi kunci Digitalisasi proses Manfaatkan otomatisasi Solusi pengujian

Bergantung pada industri atau sektor produksi, lebih dari dua puluh instrumen, mesin, dan sistem pengujian yang berbeda dapat digunakan untuk keperluan quality assurance. Jika mencakup tugas sebelum pengujian, seperti preparasi spesimen yang diperlukan dalam proses quality control, maka jumlah pilihan mesin dan perangkat menjadi lebih banyak lagi. Sebagai contoh, laboratorium pengujian pada industri pengolahan plastik umumnya menggunakan sistem untuk berbagai metode pengujian berikut:

  • Pengujian mekanis
  • Analisis mikroskopis
  • Spektroskopi
  • Analisis termal
  • Analisis reometri
  • Analisis fisik

Bergantung pada metode pengujian atau analisis serta produsennya, instrumen-instrumen ini memerlukan tingkat pelatihan operator yang berbeda-beda. Pengoperasian mesin sering kali cukup kompleks, dan selain itu seorang spesialis, biasanya seseorang dengan pengalaman tinggi, juga harus mampu mengevaluasi hasil pengujian secara langsung. Dalam kondisi seperti ini, perlu dipertimbangkan mesin atau instrumen mana yang pengoperasiannya dapat disederhanakan sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh personel yang kurang berpengalaman maupun karyawan baru. Sebagai contoh, software pengujian testXpert ZwickRoell menjamin pengoperasian yang sederhana melalui sistem manajemen pengguna yang canggih. Pengguna hanya melihat kontrol operasi yang relevan, sehingga dapat langsung memulai pengujian. Dengan menggunakan program pengujian yang telah ditentukan sebelumnya, seluruh parameter penting dan urutan pengujian yang diperlukan untuk pengujian sesuai standar telah dikonfigurasi sebelumnya. Konfigurasi sistem testXpert menjamin kondisi pengujian mesin yang selalu identik, baik ketika pengujian dilakukan pada hari yang berbeda maupun oleh pengguna yang berbeda. Hal ini membantu mencegah pengujian dalam kondisi yang tidak sesuai serta kesalahan dalam memasukkan data, sekaligus meminimalkan kebutuhan pelatihan bagi karyawan baru. Sebagai contoh, pengguna baru dapat siap mengoperasikan universal testing machine untuk uji tarik plastik sesuai ISO 527 atau ASTM D638, hanya setelah sekitar 1–2 jam pelatihan. Fitur perangkat lunak yang cerdas serta alat bantu mekanis, seperti alat bantu pemasangan spesimen atau pemasangan ekstensometer otomatis, mempermudah pekerjaan yang sebelumnya harus dilakukan secara manual pada mesin—bahkan bagi personel baru atau yang belum berpengalaman. Selain itu, testXpert memberikan tingkat keamanan tertinggi, baik bagi pengguna maupun sistem pengujian.

 

Digitalisasi proses – hemat waktu dan tingkatkan keamanan

Digitalisasi telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan memengaruhi proses di berbagai industri. Hal ini juga berlaku pada bidang pengujian material, di mana penggunaan teknologi digital telah meningkatkan efisiensi proses secara signifikan. Perhatikan sistem yang Anda gunakan saat ini. Mungkin sudah saatnya memanfaatkan berbagai solusi digital yang kini tersedia dan semakin terjangkau.

  • Hemat waktu: dengan memanfaatkan teknologi digital, proses pengujian dapat diotomatisasi dan dipercepat. Pekerjaan manual yang memakan waktu digantikan oleh solusi digital sehingga waktu pengujian menjadi lebih singkat.
    Sebagai contoh, hingga 50% waktu yang dibutuhkan untuk mengukur spesimen secara manual menggunakan jangka sorong dan memasukkan datanya ke dalam sistem dapat dihemat melalui transfer otomatis dimensi spesimen ke perangkat lunak pengujian (misalnya melalui mikrometer sekrup atau alat ukur penampang).
  • Maksimalkan akurasi: proses pengujian yang terdigitalisasi meningkatkan presisi dan akurasi dengan menghilangkan sumber kesalahan manusia. Pada contoh di atas, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga secara signifikan mengurangi variasi hasil pengujian yang disebabkan oleh kesalahan pengukuran dimensi spesimen.
  • Otomatisasi manajemen data: dengan penyimpanan hasil pengujian secara digital, data dapat dikelola dan dianalisis dengan mudah. Hal ini mempermudah pemantauan tren serta analisis kemungkinan kesalahan maupun cacat. Dalam era big data, manajemen data juga akan semakin penting dalam quality assurance. Dengan ekspor otomatis hasil pengujian ke sistem QA melalui berbagai antarmuka standar yang tersedia pada testXpert, beban pekerjaan karyawan dalam proses ini dapat dikurangi. Selain menghemat waktu dan menyediakan akses data secara real-time, fitur ini menghilangkan proses transfer data secara manual, yang merupakan salah satu sumber potensi kesalahan.
  • Manfaatkan program analisis yang telah dikonfigurasi sebelumnya: melalui ketersediaan seluruh hasil pengujian secara terpusat, Anda dapat mengakses format analisis yang telah dirancang sebelumnya. Tidak perlu lagi mengekspor data ke Excel, menggabungkannya secara manual dan kemudian menganalisisnya. Analisis preset dapat langsung diakses di testXpert. Analisis yang telah disiapkan dapat digunakan secara langsung di testXpert.
  • Meningkatkan pengambilan keputusan secara kolaboratif: digitalisasi memungkinkan Anda mengakses hasil pengujian dari mana saja, sehingga mempermudah kolaborasi dan proses pengambilan keputusan.

Manfaatkan otomatisasi untuk tugas yang dapat dilakukan secara berulang

Di berbagai wilayah dunia, negara-negara dengan perkembangan ekonomi yang tinggi menghadapi pasar tenaga kerja yang semakin terbatas, dan kondisi ini kemungkinan besar tidak akan membaik dalam waktu dekat. Hal ini juga mencakup kekurangan tenaga kerja di laboratorium pengujian. Saat ini, banyak perusahaan berada dalam kondisi di mana otomatisasi yang konsisten terhadap berbagai proses QA menjadi dan tetap menjadi solusi utama untuk mengatasi kekurangan personel laboratorium yang berkualifikasi. Pengujian material, khususnya dengan standar pengujian yang telah ditentukan secara ketat, menawarkan model bisnis yang ideal untuk otomatisasi proses pengujian. Fakta bahwa Anda dapat mengubah tantangan menjadi peluang dan memperoleh manfaat tambahan tidak boleh diabaikan.

 

  • Meningkatkan akurasi dan menghindari kesalahan: sistem otomatis lebih kecil kemungkinannya mengalami kesalahan manusia dan dapat mencapai tingkat akurasi yang lebih tinggi dalam memantau proses maupun hasil. Salah satu contohnya adalah variasi hasil pengujian (scatter of test results), yang dengan penggunaan sistem pengujian otomatis sepenuhnya seperti universal testing machine dengan sistem pemasukan spesimen otomatis, dapat dikurangi sekitar 5% dibandingkan dengan sistem serupa yang dioperasikan secara manual.

    Melalui fungsi otomatis, kesalahan juga dapat diminimalkan pada tahap pemasukan data, pemrosesan, dan analisis, sehingga keputusan selalu didasarkan pada data yang akurat dan dapat diandalkan. Sebagai contoh, menjalankan pengujian menggunakan testXpert membutuhkan kurang dari 5 kali klik mouse atau sentuhan layar, tanpa perlu memasukkan data secara manual.
  • Meningkatkan efisiensi: sistem otomatis bekerja lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan operator manusia, sehingga mempercepat proses dan meningkatkan produktivitas. Saat melakukan uji tarik, waktu yang dibutuhkan dapat berkurang hingga 35% dengan menggunakan mesin semi-otomatis—dengan fungsi pengukuran spesimen otomatis, grip spesimen otomatis, ekstensometer otomatis, serta fungsi perangkat lunak—dibandingkan dengan mesin yang dioperasikan secara manual. Dalam satu hari kerja selama 8 jam, hal ini dapat menghemat waktu operator hampir 3 jam, sehingga tenaga kerja yang terbatas atau tenaga kerja terampil dapat dialihkan untuk menangani tugas penting lainnya.
  • Menghemat waktu: efek positif tambahan dari solusi otomatisasi adalah penghematan biaya melalui pengurangan waktu dan sumber daya yang sebelumnya digunakan untuk melakukan pekerjaan manual. Solusi otomatisasi sering kali memiliki stigma sebagai investasi dengan biaya tinggi, yang kemudian dikaitkan dengan rendahnya return on investment (ROI) dan membuat perusahaan mempertanyakan efisiensi serta kelayakan investasi tersebut. Tidak dapat dipungkiri bahwa mesin dengan otomatisasi penuh maupun sebagian memiliki biaya lebih tinggi dibandingkan versi manual. Namun, dengan meningkatnya biaya tenaga kerja atau biaya yang timbul akibat penggunaan layanan laboratorium eksternal, otomatisasi sering kali memberikan keuntungan investasi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebagai contoh, ROI untuk 90% sistem otomatisasi penuh ZwickRoell berada di bawah 24 bulan. Dengan bantuan kalkulator cerdas yang mempertimbangkan seluruh faktor, ROI dapat dihitung secara individual untuk setiap aplikasi pengujian dan skenario.
  • Memantau proses dan menganalisis data secara real-time: sistem otomatis dapat memantau proses saat berlangsung, sehingga memungkinkan Anda merespons dengan cepat terhadap penyimpangan atau kondisi abnormal serta mengambil tindakan korektif yang sesuai. Pada saat yang sama, data dalam jumlah besar dapat dianalisis secara cepat dan efisien untuk mengidentifikasi tren serta pola yang penting bagi kebutuhan quality assurance. Selain data pengujian, Anda juga dapat mengelola dan mengevaluasi data mesin. Sebagai tambahan, fitur Condition Monitoring kami menyediakan berbagai kemungkinan baru untuk melakukan predictive maintenance.

Solusi pengujian kami:

Top