Pindah ke halaman konten
30.04.2023

Efficiency Checklist: Pertimbangkan Potensi Otomasi Tinggi untuk Laboratorium Pengujian Anda!

Aturan utama dari setiap laboratorium pengujian adalah menentukan karakteristik material yang andal, sekaligus menghilangkan berbagai kemungkinan pengaruh baik dari operator maupun dari mesin pengujian itu sendiri. Selain itu, quality control semakin banyak menghadapi tekanan biaya. Untuk menerapkan proses ini secara efisien, tersedia berbagai kemungkinan yang dapat digunakan dalam laboratorium pengujian material. Di bawah ini, kami menyajikan berbagai poin yang dapat membantu Anda memperoleh hasil pengujian yang andal sekaligus mempertahankan proses pengujian yang ekonomis.

 

1. Standardisasi workflow:

Pelaksanaan mechanical test telah dijelaskan secara menyeluruh dalam standar industri yang sesuai. Proses yang dilakukan sebelum pengujian (termasuk persiapan spesimen, pengelolaan data spesimen, dan sebagainya) serta proses setelah pengujian (evaluasi, penyimpanan, dan sebagainya) menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan. Buat proses yang jelas, terdokumentasi dengan baik dan pastikan setiap karyawan memahami proses tersebut serta menjalankannya. Penting juga untuk melakukan standardisasi prosedur ini secara umum, karena prosedur tersebut akan menjadi dasar untuk otomatisasi penuh pada proses pengujian di masa depan — yang dapat memberikan keuntungan mulai dari sekitar 10 spesimen per hari.

Kalkulator ROI

 

2. Otomasi proses:

Identifikasi pekerjaan manual yang berpotensi untuk diotomasi, dan implementasikan teknologi yang sesuai untuk menghemat waktu dan sumber daya. Contoh proses yang sangat cocok untuk otomasi adalah input dimensi spesimen ke dalam software pengujian yang tersedia, misalnya melalui micrometer yang dapat langsung mentransfer data ke software pengujian. Selain itu, terdapat potensi besar untuk mentransfer data pengujian secara otomatis ke sistem QA, dibandingkan melakukan input secara manual.

 

3. Optimasi proses machining spesimen:

Pastikan proses machining spesimen dilakukan secara efisien, sehingga dapat meminimalkan keterlambatan dan mengurangi kesalahan. Khususnya untuk metals, plastics, dan elastomers, tersedia instrumen dan mesin yang sesuai untuk menyederhanakan proses machining spesimen (seperti specimen blanking machines) serta meningkatkan homogenitas spesimen melalui proses post-processing yang sesuai (contohnya specimen grinding), sehingga pada akhirnya dapat meminimalkan variasi hasil pengujian.

 

4. Kalibrasi dan maintenance secara berkala:

Jadwalkan maintenance secara berkala untuk memastikan instrumen Anda berfungsi dengan baik dan menghasilkan hasil yang akurat. Di satu sisi, maintenance yang konsisten membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan downtime. Di sisi lain, kalibrasi memastikan bahwa "machine factor" tidak memberikan pengaruh terhadap hasil pengujian. Saat ini juga tersedia Daily check devices yang memungkinkan pemeriksaan mesin setiap hari untuk mendeteksi penyimpangan sejak dini.

 

5. Pelatihan karyawan:

Berikan kesempatan pelatihan dan pengembangan profesional untuk memastikan bahwa karyawan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang diperlukan agar dapat menjalankan tanggung jawab mereka secara efisien. Saat ini terdapat banyak software pengujian, termasuk testXpert, yang sangat intuitif dan tidak membutuhkan pelatihan yang ekstensif. Program pengujian yang telah ditentukan sebelumnya dan test environment yang dapat dikonfigurasi membantu personel laboratorium melakukan pengujian dengan aman dan efisien. Namun, khususnya untuk personel dengan pengalaman terbatas, pelatihan dasar dan/atau pelatihan standar/aplikasi tetap bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman mengenai karakteristik material dan menghindari kesalahan pengoperasian.

 

6. Komunikasi yang efektif:

Dorong komunikasi terbuka antar personel. Hal ini membantu mencegah kesalahpahaman dan meningkatkan kolaborasi antar karyawan. Pertemuan tim secara rutin, jalur komunikasi yang jelas, serta aliran informasi yang transparan memastikan bahwa seluruh karyawan selalu memiliki pemahaman yang sama dan dapat bekerja sama secara efisien.

 

7. Verifikasi proses quality assurance / continuous improvement:

Pantau secara rutin proses quality assurance untuk memastikan bahwa proses tersebut efektif dan memenuhi persyaratan yang berlaku. Implementasikan sistem untuk continuous improvement dan peningkatan efisiensi di laboratorium. Kumpulkan feedback untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan solusi secara tepat waktu. -Dengan tersedianya data pengukuran dan data mesin yang lengkap, testXpert Analytics menyediakan dasar ideal untuk evaluasi proses dan inisiasi peningkatan.

 

8. Peralatan pengujian modern

Penggunaan automated specimen grips dan extensometers memberikn tiga manfaat utama:

  • 1. Automated gripping (specimen grip) serta automated attachment dan specimen mark recognition (extensometer) dapat mempercepat tugas pengujian hingga 50 persen dibandingkan penggunaan specimen grips manual — seperti screw grips atau clip-on extensometers.
  • 2. Peningkatan akurasi pengulangan. Fungsi otomatis meminimalkan pengaruh operator. Spesimen dijepit dengan tingkat ketepatan yang sama. Ekstensometer selalu dipasang dengan cara yang sama — misalnya makroXtens – atau penandaan spesimen selalu dikenali dengan cara yang sama — misalnya videoXtens.
  • 3. Keunggulan yang menentukan dari sisi investasi jangka panjang: dengan penggunaan grip spesimen dan ekstensometer otomatis, sistem dapat ditingkatkan menjadi sistem yang sepenuhnya otomatis kapan saja. Persyaratan dasar untuk integrasi robot pintar atau sistem handling adalah penggunaan komponen individual yang telah diotomatisasi.

Setiap laboratorium memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi proses sekaligus meningkatkan keandalan hasil pengujian dalam jangka panjang.

Manfaatkan kesempatan ini untuk menjadwalkan efficiency check bersama kami tanpa biaya! Kami menantikan kesempatan untuk mendengar kebutuhan Anda dan mendiskusikan solusi yang sesuai!

Hubungi kami

 

Top